Bukankah masih ada jenis manusia yang di luarnya bahagia tetapi dalamnya terpuruk luar biasa?

Bukankah juga masih ada seseorang yang selalu membuat sekitarnya gembira, tetapi hatinya sendiri gundah gulana?

Inginnya terlihat baik-baik saja padahal sungguh dia teramat nelangsa.
 

Dia pikir, tak perlu ada yang tahu kecuali Tuhannya.
 Dia pikir, Tuhan melahirkannya memang untuk membuat banyak orang tertawa, walau mungkin hanya akan ada seorang saja yang bisa membuatnya lepas tanpa pernah melihat lukanya.

Betapa dia sangat tegar tanpa ingin terlihat menderita.
 

Orang lain melihatnya tanpa duka, karena mereka tak tahu luka apa yang membuatnya bisa selalu ceria.

Baginya, memang urusan hidupnya hanyalah miliknya.
 Baginya, biarkan dia terus menebar bahagia untuk sekitarnya.
Perihal dirinya sendiri, itu nanti urusan selanjutnya.

Bukankah masih ada seseorang seperti itu di dunia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *