Jurang. Aku seperti menggantung pada tiap akar yang menjuntai di pinggir-pinggirnya. Ingin menyusulmu yang sudah lebih dulu aku tenggelamkan di jembarnya relung-relung hati. Aku mati pada kaki pilihan sendiri. Busuk seperti gila menyesali yang sudah terjadi.

Lanang, bangku taman tempat kita berpegang tangan ketika itu, catnya sudah mengelupas. Ia tak kuasa dihantam panas dan hujan yang bergantian.

Mungkin tak beda jauh dengan yang terjadi padaku, padamu. Bukan kita yang lemah, tapi hujan dan panas yang terlalu ganas. Bukan payung kita yang tak tangguh, tapi anginnya yang terlalu besar menggelebar. Maaf, aku sudah berbohong.

Kita adalah dua orang lemah dan aku tak kuat menahanmu juga tak terlalu kuat menahan bebanku. Sesederhana itukah?.

Aku kini duduk di atasnya. Membayangkan jurang, kamu, dan besi yang aku duduki. Di depanku ada burung kecil yang paruhnya naik turun mematuk tanah.

Dia berwarna coklat, ada salur hitam di bagian sayapnya. Tak begitu cantik. Tapi biarlah, dia tak butuh itu agar dapat makan.

Dia melihat ke arahku, lalu terbang. Aku tak bisa memaksanya untuk tetap tinggal.

Berlama-lama di sini, aku merasa banyak disindir. Oleh cat pada bangku taman, oleh burung yang ringan meninggalkan. Mereka berisyarat. Aku sekarat.

Tapi, aku tak bisa pergi. Udara sesak tapi tetap ku harus di sini. Aku harus menikmati hembusan angin yang kadang menerbangkan angan ke impian bersamamu. Basah rumput dan wangi tanah yang selalu memberikanku pilihan, aroma harum atau kesejukan.

Bagaimanapun hasil dari keputusan, pilihan, adalah hal yang harus diambil agar roda tetap berjalan. Karenanya, ketika Dia begitu, aku hanya bisa memilih setuju, meski di dadaku ada guruh yang tak bisa disela; kecewa.

Aku akhirnya juga meninggalkan, bangku taman dengan banyak kenangan. Sisa aromanya, aku sesap pelan-pelan dan ku simpan sepanjang hayat.

Akankah 30 atau 40 tahun lagi tubuh rentaku akan terduduk di sini lagi? bersamamu mungkin. Itu harapan, harapan yang sampai saat ini aku jaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *