Sudahkah Terasa Sakit?

Berpura-pura tegar seolah batu karang yang tidak bergeming diterpa hempasan ombak kencang.

Bak bulan yang tak terganggu oleh kelam dan sepinya langit malam saat bintang tertutup awan hitam sebagai pertanda sang hujan akan datang.

Sudahkah terasa lelah?

Saat sekuatnya engkau menarik sudut bibirmu untuk tetap tersenyum, tetap pada pilihan hatimu mencintai dia yang mungkin masih ada hati lain yang dijaganya. Sebuah perjalanan lama sebelum tentang kalian, sebuah kisah yang pasti menyisa dalam. 

Sudahkah terasa langkahmu berhenti?

Sejenak bertanya, bukan untuk meragu, hanya bertanya pada diri sendiri, sudah tahu tidak ada yang sia-sia di dunia ini, pun perasaanmu pada dia, lelaki yang membuatmu begitu bahagia hari-hari ini. Hanya saat persimpangan memori dan saat ini bertemu, di situlah kadang langkahmu harus sedikit berhenti, menyelamatkanmu dari godaan kesedihan dan hujaman rasa sakit.

~YMB