Sebab dimaafkan begitu sangat melegakan?

Pernahkah kau merasa dihukum oleh kesalahanmu sendiri? Merasa dikucilkan atas kesalahan yang telah kau perbuat?

Seolah kau tidak lagi dipedulikan oleh orang-orang yang berada di sekitarmu. Merasa sudah tidak dianggap keberadaannya.

Pernahkah kau hanya menerka-nerka banyak hal? Tentang ketidakjelasan. Tentang ketidakmengertian. Tentang ketidakpastian. Sebenarnya ada apa? Sebenarnya ada salah apa? Sebenarnya harus bersikap bagaimana?

Pernah?

Ada kehangatan tersendiri yang muncul, entah dari mana, saat melihat orang lain bahagia.

Mungkin tanpa sadar, aku sedang berharap bisa menyambut kebahagiaan yang sama; suatu saat kelak.

Kotamu

Pernahkah kau merasa sangat merindukan sebuah kota, yang padahal sama sekali belum begitu kamu kenal dengan akrab?!

Kau merindukannya karena ia adalah kota tempat hatimu dipautkan, tempat hatimu dititipkan pada seseorang di dalamnya. Yang pada tiap embusan udaranya, ada hidup seseorang yang penting bagimu.

Kau merindukan, bagaimana sejuk udara paginya, cicitan burung-burung mungil tiap paginya, hangat matahari tiap paginya, melankolis di setiap senjanya, dan rindu di setiap gulitanya. Hal-hal yang belum pernah kau cumbui betul itu, ahli membuat air matamu ranum hingga berbuah berbulir-bulir. Tanpa kau mengerti sungguh-sungguh, mengapa kau bisa secengeng itu.

Kerinduan yang kau rasakan, pada kota yang indahnya yang mungkin ketahui lebih banyak melalui ceritanya, dan itu akan membawamu pada kerinduan yang semakin dalam. Padanya, pada kotanya. Pada keduanya.

Hei, kamu! Kota yang asing sekaligus terasa mesra untuk hatiku, semoga secepatnya benar-benar secepatnya. Semoga waktu dan jarak, baik hati melipat dirinya untuk kita; aku, kamu dan dirinya.

Apa yang Terkasat Mata

SpongeBob Squarepants. Ketika saya ingat film kartun ini saya teringat sahabat saya, Yaso. Kenapa? Sahabat saya ini suka banget dengan SpongeBob, dia bilang “SpongeBob tuh ceria, gembira dan banyak hal positif yang dapat kita ambil dari SpongeBob dan teman-temannya -Patrick, Squitwards, Mr Crab dll.

Dari apa yang disampaikan sahabat saya ini, mulai saya kepo dong, diam2 nontonlah di youtube -maklum jarang nonton TV. Bahkan ketika ada film layar lebarnya, kami berdua nonton dooong.

Dalam salah satu episode yang saya pernah tonton -lupa judul episode, Patrick ga sengaja bangunin monster raksasa Bikini Bottom yang udah lama tertidur. Monsternya ini guede banget, mungkin ada sepuluh kali lipat dari Patrick. Serem, suaranya graaaw, Setiap kali monster ini berjalan maka lautan berguncang.

Pas Patrick lagi asik main snowglobe pas si monster sudah ada di belakangnya. Lalu tetiba lautan berguncang, Patrick balik badan, ADA MONSTEEEER!!! Si Monster ngambil snowglobe-nya Patrick sambil teriak, maksudnya mau mengancam. Tapi Patrick bergeming hahahahahhaha….

Patrick justru ngajarin si monster main snowglobe yang bener. Beboro takut yah doski malah selow aja ngobrol sama si monster. Sampai akhirnya si monster jadi seneng main snowglobe dan merekapun temenan.

Dibawalah tu monster main ke rumah SpongeBob. Spongebob udah panik ketakutan super heboh liat si monster. Spongebob yakin monster itu jahat dan mau makan Patrick. Tapi Patrick tetep selow. Patrick ga bilang apaapa kecuali; “kenalkan, ini temanku”

Well, monster ini tampilannya gede, serem, jelek, gapunya mata, mulutnya superlebar, giginya tajem2. A beast, indeed. Tapi pas Patrick ketemu dia, Patrick kalem aja. Ga komentar, ga musingin tampilan si monster. Patrick melihat si monster sebagai sesama penyuka mainan snowglobe.

Dan ketika kenalin ke Spongebob pun, Patrick tetep kalem. Buat dia, monster asik2 aja diajak main. Monster ga jahatin dia, dan dia mau Spongebob juga berpikir demikian.

We judge a cover like everyday, right? Read more

Kesepuluh jari di tangan kanan dan kiriku sudah hampir habis aku pakai menghitung seberapa sering kamu membuat aku khawatir. Aku rasa, ini akan berlanjut sampai aku mengulangi menghitungnya dari awal.